Rute Penerbangan Jember-Surabaya Resmi Dibuka, DPRD: Pangkas Waktu Tempuh dan Perkuat Konektivitas Daerah

Rute Penerbangan Jember-Surabaya Resmi Dibuka, DPRD: Pangkas Waktu Tempuh dan Perkuat Konektivitas Daerah

DPRD JEMBER – Pembukaan rute penerbangan baru Jember-Surabaya dan Surabaya-Jember dinilai menjadi langkah strategis, dalam memperkuat konektivitas Kabupaten Jember dengan berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran jalur udara tersebut diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah tapal kuda.

Wakil Ketua DPRD Jember, Fuad Akhsan, mengatakan beroperasinya kembali penerbangan yang menghubungkan Jember dan Surabaya merupakan bentuk pemerataan akses transportasi bagi masyarakat.

“Konektivitas udara menjadi kebutuhan penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, dunia usaha, maupun pelayanan pemerintahan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 1 Juni 2026.

Fuad menjelaskan, keberadaan rute tersebut tidak hanya mempermudah perjalanan antara Jember dan Surabaya, tetapi juga membuka akses yang lebih luas menuju berbagai kota lain di Indonesia melalui penerbangan lanjutan dari Bandara Juanda.

“Rute baru ini memberikan kemudahan bagi masyarakat Jember untuk terhubung dengan Surabaya. Lebih dari itu, penumpang juga dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah lain melalui jaringan penerbangan yang tersedia dari Surabaya,” ungkap Fuad.

Menurut Fuad, salah satu keuntungan terbesar dari hadirnya rute penerbangan tersebut adalah efisiensi waktu perjalanan. Jika sebelumnya masyarakat harus menempuh perjalanan darat selama lima hingga enam jam untuk mencapai Surabaya, kini waktu tempuh dapat dipersingkat secara signifikan.

Ia menyebut perjalanan udara dari Jember menuju Surabaya hanya membutuhkan waktu sekitar 40 hingga 50 menit, sehingga menjadi alternatif transportasi yang lebih cepat dan efisien.

“Transportasi udara mampu memangkas waktu perjalanan secara drastis. Dari yang biasanya membutuhkan lima sampai enam jam melalui jalur darat, sekarang dapat ditempuh kurang dari satu jam,” katanya.

Kemudahan akses ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pariwisata hingga mobilitas masyarakat yang memiliki kepentingan bisnis maupun pekerjaan di luar daerah.

Lebih lanjut, Fuad berharap peresmian penerbangan Jember-Surabaya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Ia menilai pembukaan rute baru tersebut harus menjadi titik awal penguatan konektivitas Jember dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Menurutnya, semakin terbukanya akses transportasi akan memperbesar peluang daerah dalam menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami berharap momentum ini tidak hanya menjadi acara peresmian semata, tetapi benar-benar menjadi langkah awal yang memperkuat keterhubungan Jember dengan berbagai kota besar di Indonesia demi kemajuan daerah ke depan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fuad juga mengajak seluruh masyarakat Jember untuk mendukung keberlangsungan layanan penerbangan baru tersebut dengan memanfaatkannya secara optimal.

Ia menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar rute penerbangan yang telah dibuka dapat terus beroperasi dan berkembang di masa mendatang.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan memanfaatkan layanan penerbangan ini agar konektivitas Jember semakin kuat dan peluang pengembangan daerah semakin terbuka luas,” pungkasnya.

Dengan hadirnya rute Jember-Surabaya, Kabupaten Jember kini memiliki jaringan penerbangan yang semakin lengkap. Selain mempercepat akses menuju Surabaya, rute ini juga menjadi pintu penghubung bagi masyarakat Jember untuk menjangkau berbagai kota di Indonesia melalui penerbangan lanjutan dari Bandara Juanda.***