Gus Birbik Dorong Komda Disabilitas Jadi Wadah Bersama
Gus Birbik Dorong Komda Disabilitas Jadi Wadah Bersama

Snggota Komisi D DPRD Jember dari Partai Golkar, Muhammad Ahmad Birbik Munajil Hayat, yang aktab disapa Gus Birbik. berkomirmen memperkuat perhatian terhadap penyandang disabilitas melalui pengawalan kebijakan, penguatan sistem pemerintahan, hingga dorongan pembentukan Komisi Daerah Disabilitas (Komda) sebagai wadah bersama seluruh komunitas disabilitas di Kabupaten Jember.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang melibatkan Perpenca, GMNI, Dinas Sosial Jember, dan Dinas Tenaga Kerja Jember, 26 Mei 2026. Gus Birbik, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait tata kelola program disabilitas dan keberlanjutan kebijakan pemerintah daerah.
Gus Birbik menyoroti pentingnya sistem kerja yang terintegrasi di setiap organisasi perangkat daerah agar program yang telah direncanakan tidak terganggu oleh pergantian pimpinan maupun perubahan struktur birokrasi. Menurutnya, roda pemerintahan harus tetap berjalan secara konsisten melalui rencana strategis yang telah tersusun dalam sistem kerja organisasi perangkat daerah (OPD). “Jangan beralasan sekali lagi pergantian pimpinan. Kalau caranya seperti itu, roda pemerintahan pasti akan berhenti kalau ganti pimpinan setiap tiga bulan,” kata Gus Birbik.
Ia menilai seluruh unit kerja pemerintah, mulai tingkat kecamatan hingga dinas, harus memiliki pola perencanaan yang jelas dan dapat dipahami seluruh komponen di dalamnya. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap pergantian pejabat tidak lagi menjadi alasan terhambatnya program yang telah berjalan sebelumnya.
Gus Birbik berharap seluruh anggota DPRD yang tergabung dalam Badan Anggaran dapat mengawal proses perubahan anggaran secara lebih optimal agar tidak terjadi miss komunikasi maupun perubahan anggaran yang tidak terpantau.
Menurutnya, koordinasi antar lembaga dan antar anggota DPRD menjadi penting agar seluruh kebijakan anggaran yang berkaitan dengan penyandang disabilitas dapat diketahui bersama dan berjalan transparan. Dengan pengawalan yang kuat, program-program yang telah direncanakan untuk kelompok disabilitas diharapkan dapat terealisasi secara tepat sasaran.
Selain soal tata kelola pemerintahan dan pengawasan anggaran, Komisi D DPRD Jember juga menaruh perhatian besar terhadap pentingnya persatuan antar organisasi disabilitas di Kabupaten Jember. Gus Birbik menilai pembentukan Komda Disabilitas nantinya harus mampu menjadi ruang bersama yang merangkul seluruh kelompok disabilitas tanpa terkecuali.
Ia mengakui bahwa selama ini masih terdapat dinamika internal antarorganisasi disabilitas. Karena itu, keberadaan Komda diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu agar seluruh kelompok dapat bergerak dalam satu tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan kepentingan penyandang disabilitas secara menyeluruh.
Menurutnya, keberadaan Komda tidak boleh hanya diisi oleh sebagian kelompok tertentu, melainkan harus benar-benar membuka ruang partisipasi bagi seluruh elemen disabilitas di Jember. Dengan keterlibatan yang merata, kebijakan yang lahir nantinya diharapkan dapat mewakili kebutuhan bersama seluruh penyandang disabilitas.
Gus Birbik juga menyoroti pentingnya pemerataan bantuan dan program bagi penyandang disabilitas. Ia menyebut selama ini sudah terdapat berbagai bentuk bantuan yang diterima oleh sejumlah penyandang disabilitas. Namun demikian, penyempurnaan program tetap diperlukan agar manfaat bantuan dapat dirasakan lebih luas dan merata.
Gus Birbik berharap pembentukan Komda nantinya dapat memperkuat koordinasi antarorganisasi sekaligus menjadi pusat komunikasi dalam menyusun kebutuhan prioritas penyandang disabilitas di daerah.
Gus Birbik sendiri menyampaikan bahwa dirinya selama ini aktif menerima masukan dari masyarakat disabilitas yang datang langsung untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan di lapangan.
Langkah tersebut dinilai penting agar kebijakan yang dibahas di DPRD benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Dengan komunikasi yang terus terjalin, DPRD berharap persoalan-persoalan yang selama ini dihadapi penyandang disabilitas dapat diselesaikan secara bertahap melalui kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dorongan pembentukan Komda Disabilitas juga mendapat perhatian serius karena dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Kehadiran Komda diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi masyarakat, dan komunitas disabilitas dalam menyusun kebijakan yang lebih adaptif.
Selain itu, keberadaan Komda juga dipandang dapat membantu menciptakan iklim yang lebih harmonis antar organisasi disabilitas sehingga tidak lagi muncul gesekan internal yang dapat menghambat perjuangan bersama.
Penguatan sistem pemerintahan, pengawasan anggaran, serta pembentukan Komda menjadi langkah strategis untuk menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh penyandang disabilitas di Kabupaten Jember. []
Related Posts
- No comments have been published yet.

