Reses DPRD Jember: Ahmad Hoirozi Serap Aspirasi Warga Kebonsari, Fokus pada Infrastruktur, Pertanian, dan Layanan Kesehatan

Reses DPRD Jember: Ahmad Hoirozi Serap Aspirasi Warga Kebonsari, Fokus pada Infrastruktur, Pertanian, dan Layanan Kesehatan

DPRD JEMBER – Dalam rangkaian reses masa sidang kedua tahun 2025, anggota DPRD Kabupaten Jember Ahmad Hoirozi, S. Kom turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Saat dikonfirmasi pada Jumat, 29 Agustus 2025, politisi dari Partai Gerindra ini menyampaikan bahwa warga memberikan banyak masukan, mulai dari persoalan jalan rusak, kebutuhan di sektor pertanian, hingga layanan kesehatan.

“Warga menyampaikan keluhan seputar infrastruktur yang belum tersentuh perbaikan, pelayanan kesehatan, serta perhatian terhadap sektor pertanian yang masih memerlukan dukungan,” ujarnya.

Salah satu keluhan yang cukup sering disuarakan oleh masyarakat Kelurahan Kebonsari adalah, mengenai kondisi jalan lingkungan yang sudah rusak selama bertahun-tahun namun belum mendapat penanganan berarti.

Menanggapi hal ini, Ahmad menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait.

“Untuk jalan yang mengalami kerusakan ringan yakni di bawah 20 persen akan kita dorong agar segera ditangani oleh Tim Reaksi Cepat (TRC),” jelasnya.

Sementara itu, untuk ruas jalan yang belum pernah mendapatkan sentuhan perbaikan, ia berkomitmen akan memperjuangkannya dalam proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Lebih jauh, ia juga menegaskan komitmennya terhadap penguatan sektor pertanian di Kab. Jember. Menurutnya, pemerintah daerah sudah menunjukkan keberpihakan pada petani, antara lain dengan penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (ALSINTAN).

“Selain mendukung melalui bantuan alat, kami juga mendorong perbaikan sistem irigasi agar petani bisa bekerja dengan lebih optimal,” ungkap Ahmad Hoirozi.

Ia menekankan bahwa sektor pertanian memiliki peran vital, mengingat Kab. Jember dikenal sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama di Jawa Timur. “Pertanian adalah tulang punggung ekonomi lokal. Maka dukungan terhadap para petani harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Tak hanya menyoroti aspek fisik dan ekonomi, Ahmad Hoirozi  juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak. Ia mengingatkan pentingnya imunisasi dan peran aktif orang tua dalam membawa balita ke POSYANDU.

“Belakangan ini kasus campak mulai meningkat, karena itu kami mengimbau para ibu untuk rutin membawa anaknya ke POSYANDU demi mendapatkan imunisasi,” jelasnya.

Sebagai penutup, ia mengingatkan bahwa seluruh warga bisa memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan pemerintah secara gratis, berkat implementasi program Universal Health Coverage (UHC) di Jember.

“Jangan ragu untuk datang ke fasilitas kesehatan milik pemerintah. Saat ini pengobatan bisa diakses tanpa biaya karena sudah ditanggung melalui program UHC,” tutup Ahmad Hoirozi.***