Kemacetan di Jalur Alternatif Gunung Gumitir Kian Parah, DPRD Jember Minta Penanganan Serius

Kemacetan di Jalur Alternatif Gunung Gumitir Kian Parah, DPRD Jember Minta Penanganan Serius

DPRD JEMBER – Kemacetan dan antrean panjang masih sering terjadi di jalur alternatif khusus sepeda motor di kawasan Perkebunan Gunung Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.

Kondisi ini semakin memburuk akibat masuknya mobil pribadi ke jalur sempit yang sebenarnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi C Kab. DPRD Jember, David Handoko Seto, angkat bicara pada Kamis ,31 Juli 2025.

Ia menjelaskan bahwa sejak penutupan jalur nasional Gunung Gumitir pada Kamis, 24 Juli 2025, pihaknya banyak menerima laporan dari warga mengenai pelanggaran penggunaan jalur oleh mobil pribadi. “Warga menginformasikan bahwa banyak kendaraan roda empat yang memanfaatkan jalur khusus sepeda motor, padahal jalur tersebut memang dibuat untuk memfasilitasi mobilitas pengendara roda dua menuju atau dari arah Banyuwangi,” ungkap David.

Ia menilai perlu adanya langkah tegas untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satu solusinya adalah penempatan petugas lalu lintas selama 24 jam di jalur alternatif tersebut oleh pihak proyek dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). “Saat kami cek ke lapangan, memang pihak BBPJN menyatakan siap untuk menempatkan petugas, namun belum secara penuh selama 24 jam,” jelasnya.

Menurut David, keberadaan petugas yang berjaga sepanjang hari penting untuk mencegah kendaraan roda empat masuk secara ilegal ke jalur sempit tersebut, terutama saat tak ada pengawasan. “Ketika tidak ada yang mengatur, pengemudi mobil sering nekat masuk, dan itu sangat berisiko menimbulkan kemacetan serta membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Selain masalah pelanggaran jalur, kondisi cuaca turut memperburuk situasi. Ketika hujan turun, beberapa pengendara motor – terutama yang menggunakan motor matic – mengalami kecelakaan ringan karena tidak mampu melewati tanjakan yang terjal. “Jalur ini sangat menantang, terlebih saat hujan deras. Banyak pengendara motor matic yang tergelincir karena tidak kuat menanjak,” tambah David.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kab. Jember, Erwin Prasetya, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur tersebut dalam kondisi cuaca buruk.***