Fraksi Gerindra DPRD Dukung Program Mlijo Cinta, Upaya Dorong Ekonomi dan Penataan PKL di Jember

Fraksi Gerindra DPRD Dukung Program Mlijo Cinta, Upaya Dorong Ekonomi dan Penataan PKL di Jember

DPRD JEMBER – Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi Partai Gerindra, Ardi Pujo Prabowo, menyampaikan dukungannya terhadap program pengadaan gerobak bernama Mlijo Cinta yang digagas oleh Dinas Koperasi dan UMKM Jember.

Program tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, yang bertujuan mendukung pelaku usaha mikro agar lebih mandiri.

Meski sempat menjadi bahan perbincangan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Kab. Jember, karena dinilai memiliki sejumlah kelemahan dalam tahap perencanaan dan proses lelang, Ardi menegaskan bahwa program tersebut tetap layak untuk dijalankan.

Menurut Ardi, setelah melalui tahapan pemeriksaan dan penyesuaian, Mlijo Cinta telah mengikuti mekanisme yang sesuai aturan. Prosesnya juga telah dibahas dan disetujui dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) TA 2025.

“Program ini sudah berjalan sesuai prosedur, termasuk melalui pembahasan dalam PAPBD TA 2025. Saat ini Dinas Koperasi masih melakukan verifikasi dan validasi terhadap calon penerima bantuan agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujar Ardi, Kamis 6 November 2025.

Politikus Partai Gerindra itu menilai, program pengadaan gerobak bagi pelaku UMKM merupakan langkah kreatif sekaligus solusi nyata dari pemerintah daerah. Menurutnya, inisiatif ini membawa manfaat ganda bagi masyarakat.

“Selain bisa menggerakkan ekonomi lokal, program ini juga berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan di Jember,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan gerobak yang disediakan melalui program tersebut juga diharapkan mampu menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL), terutama di kawasan Alun – Alun Jember Nusantara yang selama ini menjadi pusat aktivitas perdagangan informal.

“Program ini patut diapresiasi. Selain menambah pendapatan masyarakat, tampilan gerobak yang seragam akan membuat pusat kota terlihat lebih rapi dan menarik,” jelas Ardi.

Meskipun program Mlijo Cinta masih dalam tahap pelaksanaan dan belum seluruhnya terealisasi, Ardi menilai proses perencanaan serta pembahasan yang dilakukan sudah cukup matang. Ia optimistis jika seluruh tahapan dijalankan dengan baik, manfaatnya akan terasa langsung bagi masyarakat kecil.

Lebih lanjut, Ardi juga mengapresiasi sikap kritis dan perhatian berbagai pihak yang turut mengawasi pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, pengawasan publik adalah bentuk partisipasi positif untuk memastikan kegiatan pemerintah berjalan transparan dan berpihak kepada rakyat.

“Kita harus saling menjaga agar setiap program benar-benar sampai ke masyarakat. Kepedulian semacam ini sangat penting supaya pelaksanaannya tetap akuntabel dan memberi manfaat bagi warga Jember,” pungkasnya.***