DPRD Jember Dukung Penuh Program ‘Jember Mandiri Lewat Pajak’ Demi Dongkrak PAD 2025

DPRD Jember Dukung Penuh Program ‘Jember Mandiri Lewat Pajak’ Demi Dongkrak PAD 2025

DPRD JEMBER – Sekretaris Komisi C DPRD Kab. Jember, David Handoko Seto, menyatakan komitmen legislatif untuk memberikan dukungan penuh terhadap program “Jember Mandiri Lewat Pajak” yang digagas oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember. Program ini dianggap sebagai langkah strategis dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

David menjelaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kebijakan Bupati Jember dalam mengoptimalkan potensi sektor pajak, sebagai sumber utama pemasukan daerah.

“Target PAD Jember tahun 2025 dipatok lebih dari Rp 1 triliun. Angka ini cukup ambisius, tapi dapat dicapai jika optimalisasi penerimaan dari pajak kendaraan (BBN-KB) dan Bea Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) berjalan maksimal,” ujar David saat ditemui pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Namun, menurutnya, terdapat tantangan serius dalam mencapai target tersebut, salah satunya adalah tingginya tunggakan pajak, terutama di sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Berdasarkan evaluasi terakhir, tunggakan PBB mencapai Rp 333,91 miliar. Ini bukan angka kecil. Maka dari itu, perlu ada langkah konkret dan skema efektif dari Pemkab Jember, terutama melalui Bapenda, untuk menggenjot pembayaran pajak-pajak ini,” ungkapnya.

David juga menyoroti bahwa realisasi PAD di tahun sebelumnya belum sepenuhnya mencapai target yang telah ditetapkan. Menurutnya, capaian PAD tahun lalu hanya sekitar 96 persen dari total target.

“Kondisi ini menjadi bahan evaluasi sekaligus pendorong agar di tahun ini, dengan target lebih dari Rp 1 triliun, seluruh potensi pajak benar-benar dimaksimalkan. PBB dan BPHTB tetap menjadi tulang punggung utama PAD Kab. Jember,” jelasnya.

Dalam hal ini, Komisi C DPRD Kab. Jember menegaskan perannya sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkuat penerimaan pajak.

David memastikan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan mendorong pencapaian target yang sudah direncanakan.

“Kami dari Komisi C akan terus mendorong agar pengelolaan pajak daerah berjalan efektif dan akuntabel, sehingga kontribusinya terhadap PAD bisa maksimal atau paling tidak mendekati target,” tegas David.

Ia pun menutup dengan harapan agar sinergi antara Pemkab, DPRD, dan masyarakat terus ditingkatkan dalam menyukseskan program ini demi kemandirian fiskal Kab. Jember ke depan.***