DPRD Dorong Pemkab Jember Lakukan Mitigasi Hadapi El Nino Godzilla

DPRD JEMBER – Menghadapi El Nino Godzilla di musim mendatang, Komisi B DPRD Kab. Jember mendorong Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pangan (DTPHP) untuk melakukan mitigasi.
Ketua Komisi B DPRD Kab. Jember, Candra Ary Fianto menyampaikan, bahwa untuk serapan gabah Bulog selama triwulan pertama di 2026 sangat baik. Namun disisi lain, muncul di Indonesia wilayah Jawa adanya El Nino Godzilla.
“Kita menginginkan agar pemerintah dalam hal ini DTPHP melakukan mitigasi, terhadap dampak apa yang mungkin nanti dipengaruhi oleh El Nino ini,” kata Candra di kantornya, Kamis (30 April 2026).
Adapun beberapa langkah yang perlu disiapkan, pertama mulai melakukan pemetaan terhadap wilayah atau lahan yang kekurangan sumber daya air, karena ini ke depan akan kemarau panjang.
Kedua, pemerintah pusat kemarin banyak memberikan bantuan optimalisasi lahan sebanyak 106 proyek optimalisasi lahan, diharapkan agar itu dioptimalkan.
Ketiga, Komisi B DPRD Jember meminta ada satu transformasi pengetahuan terhadap petani tentang proses adaptif, Penanaman, termasuk pemanfaatan lahan agar produk pertanian tidak terganggu.
Menurut Candra, untuk menghadapi El Nino Godzilla ini pemetaan menjadi hal utama. Namun ia yakin, Dinas TPHP telah melakukan itu meskipun dari sisi anggaran belum cukup untuk melakukan mitigasi dengan baik.
“Namun di tengah ini, kami punya keyakinan PPL dan pemerintah pusat nantinya bisa melakukan hal-hal ketika El Nino terjadi, petani tidak kesulitan mengerjakan lahan hingga produktifitas pangan tidak terganggu,” ujarnya.
Untuk beberapa wilayah atau tiap-tiap kecamatan yang kesulitan mendapatkan air, politisi PDI Perjuangan menyarankan agar menanam tanaman yang membutuhkan air sedikit.
Namun demikian, Candra meminta pemerintah untuk mengantisipasi munculnya kekeringan yang di prediksi berlangsung sekitar 160 harian.
“Apa optimalisasi sumber mata air, memanfaatkan kembali limbung atau embung-embung yang saluran irigasi yang hampir tidak optimal,” tandasnya


A WordPress Commenter says: