Perkuat Keamanan, DPRD Jember Minta CCTV Menjangkau Titik Rawan
Perkuat Keamanan, DPRD Jember Minta CCTV Menjangkau Titik Rawan

DPRD JEMBER – Sekretaris Komisi B DPRD Jember, Nurhuda Candra Hidayat, S.Sos, M.Kp, mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember untuk memperluas pemasangan kamera pemantau atau Closed-Circuit Television (CCTV) hingga ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan kejahatan.
Menurutnya, keberadaan CCTV tidak semata-mata berfungsi sebagai perangkat pemantauan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya preventif untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminal.
“Harapan kami ke depan Diskominfo dapat memasang CCTV tidak hanya di seputar kota tapi juga di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi kejahatan,” ucapnya saat Rapat Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027 bersama Diskominfo di ruang Komisi B DPRD Jember, Rabu (26 Agustus 2026).
Huda menilai, dibandingkan dengan Kabupaten Bondowoso, Jember masih tertinggal dalam hal cakupan pemasangan kamera pemantau. Ia menyebut, Bondowoso telah memasang CCTV di banyak titik yang memungkinkan masyarakat melihat kondisi sejumlah kawasan secara langsung.
Menurutnya, sistem pemantauan semacam itu penting dikembangkan di Jember, terlebih dengan semakin tingginya kebutuhan terhadap sistem keamanan berbasis teknologi. CCTV dapat menjadi instrumen pendukung untuk memantau situasi di ruang-ruang publik sekaligus membantu aparat ketika terjadi gangguan keamanan.
“Kami harap Jember juga memiliki itu, yang salah satu fungsinya adalah meningkatkan keamanan. Harapannya, Kominfo bisa memfasilitasi itu,” jelasnya.
Politisi PKB tersebut menambahkan, keberadaan CCTV di titik-titik tertentu juga memiliki efek psikologis terhadap masyarakat. Kamera pemantau diyakini dapat meningkatkan rasa aman karena aktivitas di ruang publik dapat terpantau.
Di sisi lain, keberadaan CCTV juga diharapkan mampu memberikan efek pencegahan bagi seseorang yang berniat melakukan tindak kejahatan. Dengan adanya kamera pengawas, pelaku akan berpikir ulang karena aktivitasnya berpotensi terekam dan dapat menjadi bahan penelusuran apabila terjadi tindak pidana.
“Jadi pengaruhnya CCTV itu banyak,” ungkapnya.
Huda berharap, pengembangan CCTV ke depan tidak sekadar menambah jumlah kamera, tetapi juga dibarengi dengan peningkatan kualitas sistem pemantauan. Dengan demikian, perangkat yang telah dipasang benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung keamanan dan pelayanan publik.
Menanggapi dorongan tersebut, Kepala Diskominfo Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti harapan DPRD. Namun, rencana perluasan pemasangan CCTV tetap harus disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan anggaran daerah.
“Nanti kami koordinasikan juga dengan Dinas Perhubungan karena pemasangan (CCTV) yang sudah ada sekarang, itu milik Dinas Perhubungan,” ungkapnya.
Dengan demikian, pengembangan jaringan CCTV di Jember tidak hanya membutuhkan kesiapan dari sisi anggaran, tetapi juga koordinasi lintas perangkat daerah. Sinergi tersebut dinilai penting agar pemasangan kamera pemantau dapat dilakukan secara terintegrasi dan diarahkan pada titik-titik yang benar-benar memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Related Posts
- No comments have been published yet.


