Fraksi Golkar DPRD Jember Amanah Apresiasi Ketangguhan Fiskal Jember dan Dorong Kolaborasi Pimpinan Daerah

Fraksi Golkar DPRD Jember Amanah Apresiasi Ketangguhan Fiskal Jember dan Dorong Kolaborasi Pimpinan Daerah

DPRD JEMBER – Fraksi Golkar Amanah DPRD Kab. Jember memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Jember, atas penyusunan dokumen perencanaan fiskal yang dinilai matang dan visioner.

Juru Bicara Fraksi Golkar Amanah, Sujarwo Adiono, menyebut komitmen pemerintah menjaga program prioritas di tengah penurunan dana transfer pusat sebagai bukti kepemimpinan yang responsif.

“Pemerintah Kabupaten Jember patut diacungi jempol. Ketangguhan fiskal ini menunjukkan kemampuan menjaga arah pembangunan meski transfer pusat menurun,” ujarnya.

Sujarwo juga memuji program beasiswa kuliah gratis Bupati serta insentif guru ngaji.

Menurutnya, program tersebut merupakan investasi jangka panjang yang penting bagi masa depan generasi Jember.

“Ini langkah strategis dan sangat mulia. Program ini memperluas pemerataan pendidikan sekaligus menghormati para pejuang pendidikan di akar rumput,” katanya.

Terkait capaian Universal Health Coverage (UHC) yang hampir mencapai 99 persen, Fraksi Golkar Amanah menyampaikan apresiasi sekaligus peringatan.

“Prestasi ini membanggakan, tetapi harus disertai kehati-hatian. Pengelolaan klaim BPJS harus transparan dan akuntabel agar tidak terulang masalah masa lalu,” tegas Sujarwo.

Berdasarkan RAPBD TA 2026, PAD Jember direncanakan mencapai Rp1,367 triliun dari total pendapatan Rp4,394 triliun.

Sementara itu, belanja daerah mencapai Rp4,576 triliun dengan dominasi Belanja Operasi sebesar 82 persen. Sujarwo menilai komposisi ini perlu mendapat perhatian.

“Belanja modal hanya 7,5 persen. Ini terlalu rendah dan bisa memperlambat pembangunan infrastruktur. Selain itu, ketergantungan pada dana pusat yang mencapai 69 persen harus segera dikurangi dengan strategi peningkatan PAD yang lebih kreatif,” ujarnya.

Fraksi Golkar Amanah juga mendorong terciptanya sinergi antara Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami berharap kedua pimpinan daerah dapat duduk bersama dan membangun komunikasi produktif. Pembangunan tidak mungkin berjalan cepat tanpa kolaborasi yang solid,” kata Sujarwo.

Tak hanya soal fiskal, Golkar Amanah turut menyampaikan perhatian pada aspek estetika pelayanan publik.

“Penetapan standar warna bangunan pemerintah penting untuk membangun identitas visual Jember sebagai daerah yang tertib dan berkarakter,” pungkasnya.***