Penerbangan Jember–Jakarta Kembali Dibuka, Sinyal Kebangkitan Konektivitas Udara Tapal Kuda
Penerbangan Jember–Jakarta Kembali Dibuka, Sinyal Kebangkitan Konektivitas Udara Tapal Kuda

DPRD JEMBER – Langkah Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperkuat akses transportasi udara akhirnya menunjukkan hasil positif.
Setelah melalui proses evaluasi, penerbangan langsung Jember–Jakarta yang dioperasikan oleh maskapai Fly Jaya dipastikan kembali beroperasi mulai 11 November 2025 mendatang.
Kabar ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh Sekretaris Komisi C DPRD Kab. Jember, David Handoko Seto, yang menilai keputusan tersebut sebagai momentum penting bagi masyarakat Jember.
“Ini buah kerja sama antara Bupati Jember dan pihak Fly Jaya yang patut diapresiasi. Saya bahkan menyebutnya sebagai hadiah istimewa bagi warga Jember,” ungkap David saat ditemui di DPRD Kab. Jember, Kamis, 30 Oktober 2025.
Lebih lanjut, David menegaskan bahwa dalam jangka panjang, pengembangan Bandara Notohadinegoro harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Fokus tersebut terutama berkaitan dengan peningkatan kualitas infrastruktur agar memenuhi standar penerbangan nasional.
“Jika fasilitas bandara sudah memadai, bukan tidak mungkin pesawat berbadan besar seperti Boeing nantinya bisa mendarat di Bandara Notohadinegoro,” ujarnya optimistis.
Menurutnya, agar hal itu terwujud, runway bandara perlu diperpanjang sekitar 1.000 meter atau setara 1 kilometer.
David juga mengungkapkan bahwa upaya pengembangan bandara ini telah dikoordinasikan bersama anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jember–Lumajang.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat proses perluasan dan peningkatan fasilitas bandara,” jelasnya.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa rencana pengembangan bandara telah dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026.
Namun, David mengakui, dukungan dana dari APBN tetap dibutuhkan agar pembangunan bisa terlaksana secara maksimal.
Lebih jauh, ia berharap kembalinya penerbangan ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah Jember.
“Dengan adanya konektivitas udara langsung ke Jakarta, hubungan antarwilayah akan semakin erat, dan tentu membuka peluang lebih besar bagi para investor untuk menanamkan modal di Jember,” paparnya.
Tak hanya itu, David juga menyebut bahwa selain rute ke Jakarta, kini tengah disiapkan pula rencana penerbangan Jember–Bali.
“Untuk mewujudkannya, dibutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat sendiri,” pungkasnya.***


A WordPress Commenter says: