Fraksi Gerindra Tekankan Visi “Cinta” dalam Perubahan APBD 2025 Jember
Fraksi Gerindra Tekankan Visi “Cinta” dalam Perubahan APBD 2025 Jember

DPRD JEMBER – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Jember kembali mengingatkan pentingnya menjadikan semangat “cinta” sebagai dasar dalam penyusunan dan pelaksanaan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Hal ini disampaikan dalam sidang paripurna penutupan pembahasan Perubahan APBD di gedung DPRD Kab. Jember, Kamis (7 Agustus 2025).
Melalui juru bicaranya, Suharyatik, Fraksi Gerindra menegaskan dukungan penuh terhadap visi pembangunan daerah yang diusung Bupati Jember, yakni “Jember Baru, Jember Maju, yang Penuh dengan Cinta.”
“Bagi kami, cinta bermakna kepedulian. Dan kepedulian ini harus nyata terlihat dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran, khususnya dalam program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Suharyatik.
Ia pun mengapresiasi arah kebijakan Pemkab Jember dalam perubahan APBD yang tetap memberi perhatian pada sektor-sektor esensial seperti pelayanan dasar, infrastruktur, ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan warga.
Namun demikian, Fraksi Gerindra juga memberikan beberapa catatan penting untuk menjadi perhatian eksekutif ke depan. “Pertama, kami menekankan agar belanja daerah tetap fokus pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program seperti jaminan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), bantuan pendidikan, serta dukungan untuk sektor pertanian harus tetap menjadi prioritas,” tegas Suharyatik.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam mengelola potensi daerah tanpa menambah beban kepada masyarakat. “Kami percaya bahwa masih banyak peluang ekonomi dan sumber pendapatan yang bisa digali secara inovatif,” ujarnya.
Catatan terakhir dari Fraksi Gerindra adalah perlunya memperkuat kolaborasi antara lembaga legislatif dan eksekutif agar seluruh program yang dirancang berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. “Sinergi dan semangat gotong royong antara lembaga sangat penting untuk memastikan keberhasilan pembangunan. Kita semua ingin melihat Jember yang lebih tertata, lebih maju, dan siap menghadapi masa depan,” imbuhnya.
Dalam sidang yang sama, dilakukan penandatanganan persetujuan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, dan DPRD Kabupaten Jember.
Berdasarkan hasil final, total pendapatan daerah mengalami penyesuaian naik dari sebelumnya Rp 4,374 triliun menjadi Rp 4,398 triliun dan bertambah sekitar Rp 24,2 miliar.
Untuk pos belanja, juga terjadi kenaikan signifikan dari Rp 4,686 triliun menjadi Rp 4,954 triliun, atau bertambah sekitar Rp 268,1 miliar. Kenaikan ini meliputi belanja operasional, belanja modal, belanja tak terduga, serta transfer ke pihak ketiga. Sementara itu, pada sektor pembiayaan, terjadi peningkatan dari Rp 317,251 miliar menjadi Rp 561,165 miliar naik sebesar Rp 243,914 miliar.


A WordPress Commenter says: