Pantau Stok BBM di SPBU, Ketua DPRD kab. Jember Tindak Tegas Tengkulak Nakal

Pantau Stok BBM di SPBU, Ketua DPRD Kab. Jember Tindak Tegas Tengkulak Nakal

DPRD JEMBER – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kab. Jember membuat masyarakat panik dan menyerbu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh wilayah. Akibatnya, terjadi antrean panjang baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Hal ini merupakan dari imbas tidak beroperasinya kapal penyebrangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, setelah dinyatakan tidak layak beroperasi pasca tragedi kapal Tunu. Kemudian, imbas dari adanya penutupan jalur Gumitir, sehingga dialihkan ke Situbondo dan mengalami kemacetan yang parah. Alhasil, truk pengangkut BBM ke Jember harus mengalami keterlambatan hingga 11 jam.

Merespon hal tersebut, Ketua DPRD Kab. Jember Ahmad Halim, S. Sos berkoordinasi dengan Bupati Jember Muhammad Fawait untuk mencari solusi. Menurut Halim, BBM merupakan kebutuhan utama masyarakat untuk mobilisasi. Ia menjelaskan, aduan mengenai pasokan BBM yang terlambat membuat masyarakat melakukan panic buying.

“Beberapa SPBU memang mengalami keterlambatan pasokan, sehingga masyarakat yang seharusnya belum waktunya mengisi BBM berbondong-bondong mengisi,” paparnya.

Selain itu, ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk menaikkan harga BBM dan meraup keuntungan pribadi. “Kami mendapat laporan kalau ada tengkulak yang bermain-main dengan membeli BBM dengan jumlah banyak, kemudian menjualnya dengan harga yang tak masuk akal, Bahkan ada yang menjual harga hingga Rp 30.000 – Rp 35.000 per liternya,” tegasnya.

Kondisi ini, Halim menegaskan akan berkoordinasi dengan Pemkab Jember untuk mengatasi persoalan tengkulak yang bermain-main dengan harga BBM. “Kami sudah berkoordinasi dengan bupati, untuk menindak tegas para tengkulak yang dengan sengaja menjual BBM di atas harga normal,” pungkasnya.

Politisi Gerindra ini juga, melakukan safari ke sejumlah SPBU di beberapa Kecamatan di Jember untuk memastikan ketersediaan BBM. Ia juga telah berkoordinasikan dengan Pertamina, untuk menambah pasokan BBM ke Jember agar stoknya cepat stabil.

“Kami juga melakukan pemantauan ke sejumlah SPBU dan kondisinya sudah berangsur pulih, tidak ada kemacetan di SPBU,” jelasnya.

Ia menambahkan, sementara waktu suplai BBM ke Jember akan dialihkan ke Surabaya dan Malang.***