Selaku Tuan Rumah MTQ, Komisi D Berharap Kafilah Jember Juara Umum
Selaku Tuan Rumah MTQ, Komisi D Berharap Kafilah Jember Juara Umum

DPRD Kab. Jember – Pemerintah Kabupaten Jember tak lama lagi akan menjadi tuan rumah perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Provinsi Jawa Timur. Ajang keagamaan 2 tahunan ini menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Kab. Jember.
Ketua Komisi D DPRD Kab. Jember, Sunarsi Khoris meminta agar Pemkab Jember mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik untuk menyukseskan perhelatan tersebut, yakni sukses sebagai penyelenggara dan sukses sebagai peserta. “Kalau kemarin Jember sebagai tuan rumah Porseni Madrasah tingkat Jawa Timur sukses juara umum, maka kita berharap kali ini kafilah Jember juga sukses juara MTQ,” pintanya saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Pemkab Jember, Selasa (29 Juli 2025).
Menurut Khoris, capaian Kabupaten Jember dalam MTQ XXX Propinsi Jawa Timur di Pasuruan tahun 2023 yang hanya finish di posisi 6 harus menjadi pelajaran berharga. “Kita bisa berkaca dari situ apa-apa yang kurang, sehingga bisa dibenahi,” jelasnya.
Khoris menambahkan, Komisi D selaku mitra Bagian Kesra ingin memberikan support agar nama Jember berkibar di ajang MTQ tersebut. Katanya, Porseni Madrasah Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu yang nyaris tidak ada gebyarnya, namun Jember tenyata mampu meraih juara umum. “Kita harus punya target, ya juara umum. Atau minimal hasilnya sama seperti MTQ dua tahun lalu, yaitu 6 besar,” harapnya.
Harapan serupa juga disampaikan anggota Komisi D DPRD Kab. Jember, Achmad Dhafir Syah. Menurutnya, perhelatan MTQ harus disosialisasikan seoptimal mungkin agar publik paham bahwa di Jember ada pergelaran MTQ. “Jangan seperti kemarin, ada Porseni tapi masyarakat tidak tahu. Meskipun ada kebanggaan kita sebagai juara umum tapi gebyarnya tidak kelihatan,” ucapnya.
Dhafir menginginkan agar MTQ digelar dengan gebyar meskipu gebyar tidak selalu diartikan mahal. Misalnya memasang baliho MTQ di pintu-pintu masuk Jember, baik di barat, utara, maupun timur. Begitu juga di tempat-tempat strategis di perkotaan, harus ada umbul-umbul dan semacamnya. “Termasuk di minimarket di mana potensi kafilah berhenti untuk beli-beli misalnya, juga perlu ada umbul-umbul MTQ,” urainya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin mengaku setuju dengan ide tersebut. Katanya, pihaknya akan mengusahakan seoptimal mungkin agar masyarakat tahu bahwa di Jember digelar MTQ. “MTQ akan digelar muai tanggal 11 hingga 20 September 2025. Sosialisasi akan dimulai tanggal 4 Agustus ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, MTQ XXXI Provinsi Jawa Timur akan digelar di 12 venue, dengan rincian 9 venue outdoor, dan 3 venue indoor. “Yang indoor, yaitu halaman Masjid Cheng Hoo, halaman Masjid Raudlatul Muchlisin, dan Alun-alun,” pungkasnya.


A WordPress Commenter says: