Reses DPRD Jember, Suharto Serap Aspirasi dan Sosialisasikan Program UHC
Reses DPRD Jember, Suharto Serap Aspirasi dan Sosialisasikan Program UHC

DPRD JEMBER – Program Universal Health Coverage (UHC) yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Jember terus mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kebijakan yang memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ini dinilai telah menghadirkan manfaat nyata, terutama dalam mempermudah akses warga terhadap layanan kesehatan tanpa harus terbebani persoalan biaya.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Suharto, S.Sos., saat menggelar Reses Masa Persidangan II DPRD Kabupaten Jember Tahun 2026 di Balai Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Senin, 18 Juli 2026.
Menurut Suharto, program UHC mempunyai dampak positif yang cukup signifikan bagi peningkatan kesehatan masyarakat. Program tersebut dinilai mampu menghilangkan salah satu hambatan terbesar masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan, yakni persoalan biaya pengobatan.
Katanya, program UHC membuat masyarakat tak lagi malas untuk berobat karena tidak dipungut biaya, khususnya bagi warga yang ber-KTP Jember.
“Kini banyak warga yang semakin aktif berobat karena tidak lagi terbebani biaya. Ini bukti kehadiran negara dirasakan,” ujar Suharto.
Ia menilai, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan sejak dini akan berdampak positif terhadap upaya pencegahan berbagai penyakit. Dengan demikian, kualitas kesehatan masyarakat diharapkan terus meningkat seiring semakin mudahnya akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain menyoroti sektor kesehatan, anggota Komisi B DPRD Jember tersebut juga mengingatkan pentingnya pengawasan bersama terhadap kasus stunting, ibu hamil berisiko, dan pernikahan dini. Menurutnya, ketiga persoalan tersebut masih menjadi tantangan yang harus ditangani secara serius melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Pasalnya, penurunan angka stunting berkorelasi langsung dengan penurunan kemiskinan dan perbaikan gizi masyarakat. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, pendampingan keluarga, serta penguatan layanan kesehatan hingga ke tingkat desa.
“Kami dari Fraksi PDIP akan mendukung penuh setiap program pemerintah yang benar-benar berpihak pada rakyat. Tapi keberhasilannya juga butuh partisipasi aktif dari masyarakat,” jelas Suharto.
Dalam kesempatan itu, Suharto memanfaatkan momentum reses untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyosialisasikan program-program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember. Berbagai masukan dan keluhan masyarakat disampaikan secara langsung, mulai dari persoalan pelayanan publik hingga kebutuhan pembangunan di lingkungan masing-masing.
“Semua aspirasi yang masuk akan kami bawa ke meja rapat DPRD. Kami tidak akan berhenti memperjuangkan kepentingan wong cilik,” tandasnya.
Reses tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka. Kegiatan dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, kader kesehatan, serta perwakilan organisasi kepemudaan dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 7 yang meliputi sejumlah kecamatan di kawasan timur Kabupaten Jember.
Melalui forum reses tersebut, diharapkan aspirasi masyarakat tidak hanya menjadi bahan diskusi, tetapi juga dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan dan program pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
Related Posts
- No comments have been published yet.


