‘Lapor Kawan Widarto’ Bentuk Transparansi Kinerja DPRD Jember

‘Lapor Kawan Widarto’ Bentuk Transparansi Kinerja DPRD Jember

DPRD JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember Widarto mendorong lahirnya budaya transparansi di lingkungan legislatif melalui penyampaian laporan kinerja secara rutin kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan mengenai aktivitas dan capaian anggota dewan menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat akuntabilitas sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD.

“Ini dorongan untuk semua anggota DPRD khususnya di Kabupaten Jember agar sebagai bentuk akuntabilitas, bentuk pertanggungjawaban amanah kita, untuk melakukan melaporkan kepada konstituen kita apa saja yang sudah kita lakukan setiap bulan,” kata Widarto.

Widarto menjelaskan dirinya telah memulai kebiasaan tersebut sejak awal 2026 melalui program “Lapor Kawan Widarto”. Program itu menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai kegiatan dan kinerja yang telah dilakukan kepada para pemilih setiap bulan. Selain dipublikasikan melalui media sosial, laporan tersebut juga disebarluaskan melalui grup WhatsApp relawan yang selama ini menjadi bagian dari jaringan komunikasinya.

Menurut Widarto, penyampaian laporan secara berkala tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada konstituen, tetapi juga melengkapi pelaksanaan reses yang selama ini difokuskan pada penyerapan aspirasi masyarakat. Dengan demikian, komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat berjalan dua arah, yakni menerima masukan sekaligus memberikan informasi mengenai pekerjaan yang telah dilaksanakan.

Ia berharap pola tersebut dapat menjadi semangat baru bagi seluruh anggota DPRD Kabupaten Jember. Apabila seluruh anggota dewan menerapkan langkah serupa, masyarakat akan memiliki akses yang lebih terbuka terhadap berbagai aktivitas legislator sehingga hubungan antara DPRD dan publik menjadi semakin baik.

Widarto meyakini keterbukaan kinerja merupakan salah satu cara untuk memperbaiki kepercayaan masyarakat terhadap DPRD. Semakin banyak informasi yang disampaikan kepada publik mengenai tugas dan hasil kerja anggota dewan, semakin besar pula peluang meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.