Komisi D DPRD Jember Dukung Program Homecare, Achmad Dhafir Ingatkan Kesiapan SDM Jadi Kunci Keberhasilan
Komisi D DPRD Jember Dukung Program Homecare, Achmad Dhafir Ingatkan Kesiapan SDM Jadi Kunci Keberhasilan

DPRD JEMBER – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meluncurkan layanan kesehatan Homecare mendapat dukungan dari Komisi D DPRD Jember.
Program yang mengusung konsep pelayanan kesehatan dengan sistem jemput bola itu dinilai mampu memperluas akses layanan medis, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan (faskes).
Layanan Homecare dirancang agar tenaga kesehatan mendatangi rumah pasien secara langsung atau door to door, sehingga warga yang mengalami hambatan mobilitas maupun keterbatasan ekonomi tetap bisa memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal.
Bupati Jember, Gus Fawait, menjelaskan bahwa program tersebut diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Sasaran Homecare meliputi warga berpenghasilan rendah, penderita penyakit kronis, lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, hingga anak-anak yang mengalami stunting.
“Meliputi masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah, warga yang mengidap penyakit kronis atau berkepanjangan, kelompok lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil yang memiliki risiko tinggi, hingga anak-anak di Jember yang mengalami stunting,” ujar Gus Fawait.
Ia menambahkan, melalui program tersebut masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan tidak perlu lagi datang ke rumah sakit atau puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurutnya, Homecare tidak hanya menghadirkan pemeriksaan kesehatan langsung di rumah, tetapi juga dilengkapi bantuan logistik serta layanan telemedicine spesialistik** sehingga pelayanan kepada pasien dapat dilakukan secara lebih komprehensif.
“Beberapa fasilitas dan manfaat nyata yang dihadirkan di antaranya meliputi pemeriksaan medis langsung di rumah, bantuan logistik, hingga layanan Telemedicine Spesialistik,” katanya.
Komisi D DPRD Jember Soroti Pentingnya Kesiapan SDM
Secara terpisah, Anggota Komisi D DPRD Jember, Achmad Dhafir Syah, menyampaikan apresiasi atas inovasi pelayanan kesehatan yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember tersebut.
Ia menilai Homecare merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke wilayah pelosok.
Menurut Dhafir, keberadaan program ini akan sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh pelayanan medis karena keterbatasan fisik, usia, maupun akses menuju fasilitas kesehatan.
“Komisi D yang bermitra langsung dengan Dinas Kesehatan menilai program Homecare memiliki tujuan yang sangat mulia, yakni memperluas jangkauan layanan medis hingga ke pelosok desa serta mempermudah masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk mendapatkan perawatan tanpa harus mengantre di fasilitas kesehatan,” paparnya, Sabtu (18 Juli 2026).
Meski demikian, Dhafir mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Homecare tidak hanya bergantung pada tersedianya kendaraan operasional yang telah disiapkan pemerintah daerah. Menurutnya, faktor yang paling menentukan adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan.
Ia menyebut, Pemkab Jember memang telah mendistribusikan armada mobil dinas ke sejumlah puskesmas sebagai penunjang operasional. Namun, pelayanan akan berjalan optimal apabila didukung pengaturan tenaga kesehatan yang efektif dan proporsional.
Karena itu, Komisi D DPRD Jember mendorong agar penugasan petugas Homecare dilakukan melalui sistem rotasi maupun pembagian jadwal kerja (shift) sehingga beban kerja dapat terbagi secara adil.
“Kami mendorong agar penugasan dilakukan melalui sistem rotasi atau pembagian kerja (shift) yang adil di antara seluruh tenaga kesehatan yang ada, baik Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, maupun PPPK paruh waktu,” tegas Achmad Dhafir.
Ia berharap kesiapan armada, tenaga kesehatan, serta sistem pelayanan dapat berjalan beriringan sehingga Program Homecare benar-benar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, merata, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat Kabupaten Jember, terutama mereka yang berada di wilayah terpencil dan kelompok rentan.***
Related Posts
- No comments have been published yet.


