Gus Fuad: Bunga Desaku Gerakkan UMKM dan Perkuat Ekonomi Desa
Gus Fuad: Bunga Desaku Gerakkan UMKM dan Perkuat Ekonomi Desa
DPRD JEMBER – UMKM dan sektor pertanian menjadi perhatian serius Wakil Ketua DPRD Jember, Fuad Ahsan. Menurutnya, kedua sektor tersebut merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Kabupaten Jember, terutama di wilayah pedesaan yang sebagian besar menggantungkan hidup pada aktivitas pertanian dan usaha mikro, kecil, serta menengah.
Menurutnya, UMKM perlu mendapatkan dukungan yang lebih besar agar terus berkembang dan meluas. Dukungan tersebut tidak hanya berupa kemudahan akses permodalan, tetapi juga perlu diiringi dengan pembinaan, perluasan pemasaran, peningkatan kualitas produk, hingga penyediaan ruang-ruang promosi yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat secara langsung.
Demikian pula sektor pertanian, perlu ditingkatkan dukungan infrastrukturnya, dan kuota pupuk bersubsidinya ditambah. Kata Gus Fuad—sapaan akrabnya— pembangunan infrastruktur pertanian seperti jalan usaha tani, jaringan irigasi, saluran air, hingga sarana penunjang lainnya merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diperhatikan pemerintah. Di sisi lain, ketersediaan pupuk bersubsidi yang memadai juga menjadi faktor penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mengurangi beban biaya produksi yang ditanggung petani.
Gus Fuad mengungkapkan, pihaknya akan menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran untuk memastikan setiap kebijakan berpihak kepada rakyat, khususnya petani dan pelaku UMKM. Harapannya, petani sejahtera dan pelaku UMKM makmur.
“Kalau petani sejahtera dan UMKM berkembang, ekonomi desa akan ikut tumbuh. Oleh karena itu, kami siap menjadi mitra masyarakat strategis pemerintah daerah dalam mengawal setiap program yang memberikan manfaat nyata,” ujarnya di sela-sela mengisi Program Bunga Desaku di Kecamatan Tanggul, Selasa, 28 Juli 2026.
Gus Fuad menambahkan, pertumbuhan ekonomi daerah tidak bisa dilepaskan dari kekuatan ekonomi desa. Ketika petani memperoleh hasil panen yang baik dan pelaku UMKM semakin berkembang, maka daya beli masyarakat akan meningkat. Kondisi tersebut akan mendorong perputaran uang di tingkat desa, membuka peluang usaha baru, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan yang pada akhirnya berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Katanya, Bunga Desaku merupakan salah satu kegiatan yang cukup kuat menggerakkan roda UMKM, khususnya di pinggirian kota. Dengan adanya Buga Desaku, pelaku UMKM dapat berpartisipasi memanfaatkan keramaian untuk menjual dagangannya.
“Dan terbukti, UMKM juga ramai di setiap acara Bunga Desaku,” jelasnya.
Gus Fuad menilai, Bunga Deasaku menggambarkan bahwa kegiatan pelayanan publik dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar tidak hanya dimanfaatkan untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pedagang dan pelaku UMKM yang membuka stan selama kegiatan berlangsung.
Gus Fuad menegaskan dukungan penuh terhadap digelarnya Bunga Desaku. Katanya, program unggulan Bupati Jember tersebut, mampu menjawab kebutuhan warga secara langsung, mulai dari sektor pertanian hingga pengembangan UMKM. Selain itu, juga digelar layanan-layanan administrasi yang menjadi kebutuhan warga.
“Bunga Desaku banyak manafaatnya, dan perlu kita dukung terus,” ungkapnya.
Related Posts
- No comments have been published yet.



