DPRD Jember Akan Tindaklanjuti Aspirasi Progib Jember Terkait MBG
DPRD Jember Akan Tindaklanjuti Aspirasi Progib Jember Terkait MBG

DPRD JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember akan menindaklanjuti aspirasi dari Pro Garda Indonesia Bersatu (Progib) terkait tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ratusan massa dari Progib Jember melakukan aksi demo ke DPRD Jember, sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto tentang MBG yang kini jadi perhatian publik.
Ketua DPC Progib Jember, Subakri Firdaus, aksi itu bertujuan bukan sekedar mendukung program strategis nasional, terutama MBG, melainkan sebagai wujud kepedulian terhadap situasi yang berkembang belakangan.
“Ini bukan sekedar urusannya dengan bagaimana agar MBG berkelanjutan, tetapi sebagai bentuk keprihatinan kami terhadap situasi yang berkembang,” ujarnya, Senin (22 Juni 2026).
Menurut pria yang akrab disapa Cak Sukri, program MBG tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik sektor penerima manfaat, tenaga kerja, sektor pangan, kesehatan, termasuk perekonomian. “Bukan hanya penerima manfaat yang merasakannya, tetapi banyak sektor terkait, yang juga turut merasakan adanya program MBG ini,” jelasnya.
Dari sejumlah 221 SPPG di Jember yang ada, bila satu titik dapur menyerap 50 tenaga kerja berapa sudah jumlahnya. “Kami menyadari, bahwa dalam pelaksanaan program MBG, masih ada kekurangan, termasuk adanya perilaku oknum yang menggerogoti kebijakan Bapak Prabowo. Karenanya, kami mendesak agar dilakukan evaluasi total,” tandasnya.
Sikap tegas Progib Jember, dalam mengawal suksesnya program Presiden Prabowo Subianto, kata Cak Sukri merupakan komitmen yang harus dipertahankan dan diperjuangkan.
“Indikasi terjadinya penyimpangan, sudah kami duga jauh hari sebelum mantan Kepala BGN Dadan Hindayana tertangkap Kejaksaan Agung,” katanya.
Meski tidak secara vulgar, kritik terhadap pelaksanaan Program MBG telah disampaikan melalui struktur Organisasi Progib. “Kami telah sampaikan pokok pikiran, sebagai kritik, agar program MBG dapat berjalan sesuai yang diinginkan bersama,” katanya.
Cak Sukri menegaskan bahwa Progib Jember tidak kritik, penyampaian kritik yang membangun justru merupakan bahan evaluasi untuk berbenah lebih baik.
Sedangkan, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menyampaikan, salah satu tuntutan Progib mendukung, meminta program prioritas presiden terutama yang berpihak kepada masyarakat tetap dilanjutkan.
“Apabila ada pelanggaran, penyimpangan, tentu tata kelolanya akan diperbaiki. Harapan kedepan, penerima manfaat seperti MBG bisa tepat sasaran,” jelasnya.
“Kami akan memyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat, terutama ke Bapak Presiden Prabowo Subianto,” sambungnya.
Terkait persoalan teknis yang terjadi di lapangan, tentu DPRD Jember akan mengundang pihak yang berwenang, terutama perwakilan SPPG di Jember, dengan melibatkan Satgas MBG, maupun perwakilan BGN di Jember.
“Nanti akan kita evaluasi semua, mendorong apa yang tidak sesuai disesauaikan. Tentu dengan kepala BGN yang baru, tentu ada yang baru juga. Saya meyakini ada perbaikan,” tandasnya.
Related Posts
- No comments have been published yet.

