Gali Strategi Anggaran 2027, DPRD Jembrana Studi Banding ke DPRD Jember
Gali Strategi Anggaran 2027, DPRD Jembrana Studi Banding ke DPRD Jember

DPRD JEMBER – DPRD Jembrana, Provinsi Bali, melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu, 29 Juli 2026. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat referensi dan menggali informasi terkait proses penyusunan anggaran daerah, khususnya dalam tahapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
Rombongan DPRD Jembrana yang berjumlah empat orang tersebut diterima pegawai Sekretariat DPRD Jember, Anang Bachtiar. Pertemuan berlangsung di ruang Komisi D DPRD Jember dengan suasana dialogis dan penuh pertukaran informasi mengenai arah kebijakan pembangunan daerah.
Menurut salah seorang anggota DPRD Jembrana, Hasbil Ma’ani, kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk mempelajari proses penyusunan KUA-PPAS Kabupaten Jember sebagai bahan perbandingan sebelum pihaknya menetapkan kebijakan anggaran daerah untuk tahun mendatang.
“Jadi KUA-PPAS (Jembrana) yang akan diresmikan, kita bandingkan dengan KUA-PPAS Jember. Program-program atau isu-isu strategis apa yang akan kita bikin di tahun 2027,” ucapnya.
Hasbil menjelaskan, Jember dipilih sebagai lokasi kunjungan kerja karena memiliki sejumlah karakteristik yang dinilai memiliki kemiripan dengan Kabupaten Jembrana. Kesamaan tersebut, menurutnya, terlihat dari aspek pendidikan, hingga keberagaman masyarakat yang menjadi bagian dari dinamika pembangunan daerah.
“Ada sejumlah kemiripan Jember dengan Jembrana, meskipun dari sisi agama tidak (tidak sama),” jelasnya.
Menurut Hasbil, meskipun dirinya merupakan warga asli Jembrana, namun Kabupaten Jember bukanlah daerah yang asing baginya. Hubungan kultural dan pengalaman hidupnya membuat Jember memiliki kedekatan tersendiri.
Ia mengungkapkan, secara budaya dirinya memiliki sejumlah kesamaan dengan masyarakat Jember, terutama karena latar belakang pendidikan pesantren yang pernah dijalaninya.
“Saya lama mondok di Nurul Jadid, sehingga fasih berbahasa madura,” ujarnya.
Selain membahas persoalan anggaran dan program strategis daerah, kunjungan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara DPRD Jembrana dan DPRD Jember. Pertukaran pengalaman antarlegislatif diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas fungsi penganggaran dan pengawasan DPRD.
Empat anggota DPRD Jembrana yang melakukan kunjungan kerja tersebut tergabung dalam satu fraksi, yakni Fraksi Kebangkitan Persatuan. Fraksi tersebut merupakan gabungan legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Dua dari PPP, dua dari PKB. Satu orang duduk di Komisi 1, satu orang di Komisi 2, dan dua orang dari Komisi 3. Saya sendiri dari PPP, duduk di Komisi 3,” pungkasnya.
Related Posts
- No comments have been published yet.


