Solar Langka, Nelayan Puger Menjerit; Khurul Fatoni Minta Distribusi BBM Bersubsidi Diawasi
Solar Langka, Nelayan Puger Menjerit; Khurul Fatoni Minta Distribusi BBM Bersubsidi Diawasi

DPRD JEMBER – Kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) jenis solar masih menjadi persoalan serius yang dihadapi nelayan di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas melaut, tetapi juga berdampak langsung terhadap penghasilan dan keberlangsungan ekonomi keluarga para nelayan.
Keluhan itu mengemuka dalam forum Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang digelar anggota DPRD Kabupaten Jember, Khurul Fatoni, di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Selasa, 15 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, para nelayan berharap pemerintah dapat menjamin ketersediaan solar bersubsidi agar mereka dapat menjalankan aktivitas melaut tanpa hambatan.
Menurut Cak Toni, sapaan akrab Khurul Fatoni, bagi masyarakat nelayan, solar bukan sekadar bahan bakar, melainkan kebutuhan pokok yang menentukan keberlangsungan pekerjaan mereka. Tanpa pasokan solar yang memadai, kapal-kapal nelayan tidak dapat beroperasi sehingga berdampak pada menurunnya hasil tangkapan dan terganggunya roda perekonomian masyarakat pesisir.
“Karena itu, ini menjadi atensi saya, kami di Fraksi NasDem akan berusaha sekuat mungkin agar pasokan solar untuk nelayan lancar,” ungkapnya.
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jember itu juga meminta masyarakat untuk ikut mengawasi distribusi solar bersubsidi agar benar-benar diterima oleh pihak yang berhak. Menurutnya, kasus dugaan penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Jalan Teuku Umar, Kecamatan Kaliwates, harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, termasuk masyarakat nelayan.
“Berapa ribu liter solar yang diselewengkan itu, kalau dibuat nelayan bisa melaut berapa hari. Makanya, ke depan, warga juga perlu turut mengawasi pembelian solar, jangan sampai yang terjadi di SPBU itu terulang lagi,” pintanya.
Cak Toni menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kelancaran distribusi solar bagi nelayan melalui peran Komisi B DPRD Jember maupun jaringan politik Partai NasDem. Ia berharap para nelayan dapat bekerja dengan lebih tenang tanpa dibayangi kesulitan memperoleh bahan bakar.
“Kami wajib berusaha agar solar untuk nelayan lancar, melalui komisi dan jaringan politisi NasDem,” ucapnya.
Selain persoalan ketersediaan solar, Cak Toni juga menyoroti sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember yang menurutnya harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Program-program tersebut meliputi layanan kesehatan gratis, beasiswa pendidikan, bantuan bagi guru ngaji, hingga subsidi pupuk untuk para petani.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang diluncurkan, tetapi juga sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat perlu bersama-sama mengawal pelaksanaan setiap program agar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
“Rakyat harus ikut peduli dan merasakan dampak pembangunan. Program-program pemerintah pusat pun harus kita kawal bersama agar tepat sasaran, sehingga angka kemiskinan di Jember bisa terus ditekan,” pungkasnya.
Related Posts
- No comments have been published yet.


