Reses DPRD Jember di Umbulsari, Hasan Basuki Serap Aspirasi Warga soal Alsintan, Jalan hingga Pagar Gereja

Reses DPRD Jember di Umbulsari, Hasan Basuki Serap Aspirasi Warga soal Alsintan, Jalan hingga Pagar Gereja

DPRD JEMBER – Wakil Ketua Komisi B DPRD Jember, Hasan Basuki, menerima beragam aspirasi masyarakat saat menggelar reses masa persidangan II Tahun 2026 di Kecamatan Umbulsari, Senin (13/7/2026). Sejumlah usulan yang disampaikan warga didominasi kebutuhan sektor pertanian, perbaikan infrastruktur, hingga pembangunan pagar gereja.

Hasan mengatakan, forum reses menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan yang dinilai paling mendesak di lingkungan masing-masing. Dari hasil dialog bersama warga, ia mencatat berbagai usulan yang akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Jember.

Menurutnya, selain perbaikan jalan dan penyediaan alat serta mesin pertanian (alsintan), warga juga mengusulkan pembangunan pagar gereja karena lokasi reses berada di kawasan dengan mayoritas penduduk nonmuslim.

“Karena ini memang berada di kampung non muslim, yang diajukan kepada kami berupa pagar gereja,” ujar Hasan.

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Umbulsari. Karena itu, kebutuhan terhadap alsintan menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga untuk meningkatkan produktivitas hasil panen.

Ia mengungkapkan, masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan dukungan berupa sarana pertanian yang memadai agar hasil produksi semakin meningkat.

“Mereka menyampaikan kepada kami, terkait kebutuhan untuk peningkatan produksi hasil pertanian mereka,” katanya.

Selain alsintan, Hasan menyebut para petani juga membutuhkan pompa air untuk mengoptimalkan sistem pengairan. Meski ketersediaan sumber air di wilayah tersebut tergolong baik, distribusinya menuju lahan pertanian masih memerlukan dukungan peralatan.

“Apalagi kondisi air juga sangat baik, tetapi membutuhkan pompa agar bisa mengangkut air ke lahan pertanian,” jelasnya.

Di sela kegiatan reses, Hasan turut memantau kondisi ketersediaan pupuk di Kecamatan Umbulsari. Berdasarkan hasil komunikasi dengan masyarakat, hingga kini belum ditemukan keluhan terkait distribusi maupun pasokan pupuk bagi petani.

Menurutnya, kebutuhan pupuk di wilayah tersebut masih terpenuhi dan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Kondisi itu, kata Hasan, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian.

“Sampai saat ini belum ada keluhan yang masuk dan kebutuhan masyarakat bisa tercukupi, hal ini berbanding lurus dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menurunkan harga pupuk,” ungkapnya.

Hasan menambahkan, mayoritas petani di Kecamatan Umbulsari membudidayakan komoditas hortikultura, khususnya tanaman buah. Kondisi tersebut membuat sebagian petani tidak hanya mengandalkan pupuk bersubsidi, tetapi juga menggunakan pupuk nonsubsidi untuk menunjang produktivitas tanaman.

“Alhamdulillah semua sesuai dengan E-RDKK, karena ini tanaman hortikultura maka banyak juga yang menggunakan pupuk non subsidi,” tambah Hasan.

Ia berharap seluruh aspirasi yang dihimpun selama masa reses dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas. Menurut Hasan, dukungan terhadap sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Umbulsari.***