Golkar Amanah Soroti Penguatan RSD Balung dalam Perubahan APBD Jember 2026
Golkar Amanah Soroti Penguatan RSD Balung dalam Perubahan APBD Jember 2026
DPRD JEMBER – Fraksi Golkar Amanah DPRD Jember memberikan perhatian khusus terhadap penguatan layanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur dasar dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026.
Fraksi ini menilai anggaran daerah perlu diarahkan pada program yang menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pandangan akhir tersebut dibacakan juru bicara Fraksi Golkar Amanah Nilam Noor Fadilah Wulandari, S.E, dalam rapat paripurna pandangan akhir fraksi di DPRD Jember pada 14 September 2026.
Setelah mengikuti rangkaian pembahasan dan mencermati penjelasan Pemerintah Kabupaten Jember, fraksi tersebut menyatakan menerima dan menyetujui Raperda P-APBD 2026 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.
Bagi Golkar Amanah, APBD bukan sekadar dokumen keuangan tahunan. Anggaran ditempatkan sebagai instrumen untuk memperkuat pelayanan publik, mendorong kesejahteraan, serta memastikan pembangunan berlangsung secara adil dan merata.
Salah satu sektor yang mendapat sorotan adalah belanja modal. Fraksi Golkar Amanah mengapresiasi penempatannya sebagai salah satu prioritas pembangunan, khususnya untuk menangani persoalan infrastruktur dasar dan fasilitas pelayanan publik.
Namun, alokasi tersebut diharapkan berorientasi pada program yang memberikan dampak jangka panjang, meningkatkan mutu pelayanan, dan menciptakan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Perhatian lebih spesifik diarahkan pada sektor kesehatan. Nilam mendorong Pemerintah Kabupaten Jember memperluas sekaligus melengkapi fasilitas pelayanan di seluruh rumah sakit daerah. Penguatan itu mencakup sarana dan prasarana, peralatan medis, kapasitas layanan, serta sumber daya manusia kesehatan yang kompeten.
RSD Balung mendapat porsi perhatian tersendiri. Rumah sakit yang berada di wilayah selatan Jember itu dinilai memiliki posisi strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, penguatan RSD Balung didorong melalui peningkatan fasilitas, penambahan layanan unggulan, perluasan kapasitas ruang pelayanan, dan pemenuhan alat kesehatan.
Menurut Nilam, penguatan tersebut diarahkan agar masyarakat di wilayah selatan memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan tidak selalu bergantung pada fasilitas kesehatan di kawasan perkotaan. Bagi Golkar Amanah, pembangunan rumah sakit daerah tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan upaya menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah dijangkau, berkualitas, dan berkeadilan.
Selain kesehatan, Nilam mengingatkan pentingnya percepatan pelaksanaan program dalam Perubahan APBD 2026. Percepatan tidak boleh mengorbankan kualitas pembangunan atau sekadar mengejar penyerapan anggaran. Setiap kegiatan perlu memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Fraksi ini juga menempatkan hubungan pemerintah daerah dan DPRD sebagai bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan. Kritik, masukan, dan pengawasan legislatif dipandang sebagai mekanisme untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai kepentingan masyarakat.
Setelah mempertimbangkan seluruh tahapan pembahasan, penjelasan pemerintah daerah, dan berbagai catatan strategis, Golkar Amanah akhirnya memberikan dukungan terhadap Raperda P-APBD Jember 2026. Persetujuan tersebut disertai harapan agar Pemerintah Kabupaten Jember menjaga komitmen meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pemerataan pembangunan, dan memastikan anggaran benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. []
Related Posts
- No comments have been published yet.


