Dapat Aprersiasi dari Warga Sumberbaru Terkait Penolakan Utang, Widarto: Itu Sudah Tugas Kami

Dapat Aprersiasi dari Warga Sumberbaru Terkait Penolakan Utang, Widarto: Itu Sudah Tugas Kami

DPRD JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, S.S, mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat Kecamatan Sumberbaru yang dipimpin H Diergan Wahid Bhaktiyar. Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk tumpeng dan pengalungan bunga sebagai bentuk dukungan atas sikap Widarto yang dinilai berani menyuarakan kepentingan masyarakat.

Momen tersebut berlangsung di lantai 2 Gedung DPRD Jember, sesaat sebelum dimulainya rapat paripurna dengan agenda Pidato Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD atas Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026, Senin (7 September 2026).

Kehadiran sejumlah warga Sumberbaru itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi terbuka terhadap sikap politik Widarto dalam menyikapi rencana utang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sebesar Rp786 miliar.

Menurut H Diergan, Widarto dinilai layak mendapatkan apresiasi dari masyarakat karena berani menolak rencana utang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sebesar Rp786 miliar.

Bagi masyarakat yang hadir, sikap tersebut dinilai mencerminkan keberanian seorang wakil rakyat dalam menyampaikan pandangan yang diyakini sesuai dengan kepentingan publik. Apalagi, rencana utang dengan nilai cukup besar tersebut menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam pembahasan kebijakan anggaran daerah.

Menanggapi apresiasi tersebut, Widarto mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap dirinya. Namun ia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya adalah menjalankan tugas selaku wakil rakyat.

Karena itu, menurut Widarto, setiap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum sesuai dengan kepentingan masyarakat akan tetap disuarakan melalui lembaga DPRD. Sikap tersebut, kata dia, merupakan bagian dari tanggung jawab politik yang melekat pada dirinya sebagai wakil rakyat.

“Disupport atau tidak disupport, pasti kami jalankan tugas kami. Itu sudah tugas kami. Amanah kami adalah menjalankan aspirasi masyarakat. Kalau kemudian ada pro kontra tentu hal yang biasa, ini demokrasi. Jadi mari kita saling hargai,” urainya.

Widarto menegaskan, dukungan maupun penghargaan bukanlah tujuan utama dirinya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Menurutnya, tugas anggota DPRD adalah memastikan setiap kebijakan yang diambil pemerintah tetap mendapatkan pengawasan dan pertimbangan dari sisi kepentingan masyarakat.

Widarto mengungkapkan, bukan penghargaan yang menjadi tujuannya dalam bertugas sebagai wakil rakyat. Diakui Widarto bahwa dirinya masih jauh dari kata sempurna.

“Sekali lagi ini hanya menjalankan amanah. Kami juga banyak kekurangan, karenanya kami terima kasih sudah disupport, tolong saya sering diingatkan,” jelasnya di hadapan sejumlah pemberi penghargaan dan media massa.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Widarto menganggap dukungan masyarakat sebagai bentuk pengingat agar dirinya tetap menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat dengan penuh tanggung jawab.

Sesaat kemudian, Widarto menerima kalungan bunga dari H Diergan, disusul dengan penyerahan tumpeng. Suasana sederhana namun penuh makna itu menjadi simbol apresiasi masyarakat terhadap sikap politik yang telah ditunjukkan Widarto.

Menariknya, tumpeng yang diberikan tersebut kemudian diserahkan kepada para kuli tinta yang meliput kegiatan dadakan itu.