David Dorong Penguatan Damkar dan Layanan Hemodialisis di RSD Jember

David Dorong Penguatan Damkar dan Layanan Hemodialisis di RSD Jember

DPRD JEMBER – Upaya memperkuat pelayanan publik menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran Kabupaten Jember 2027. Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Jember David Handoko Seto mendorong adanya perhatian lebih terhadap kesiapsiagaan menghadapi bencana serta pengembangan layanan kesehatan di rumah sakit daerah.

 

David menilai kebutuhan penanganan kekeringan perlu mendapat perhatian karena merupakan persoalan yang tidak dapat ditunda. Salah satu usulan yang menjadi sorotan adalah dukungan anggaran untuk kegiatan antisipasi kekeringan yang melibatkan satuan pemadam kebakaran.

 

Menurutnya, kondisi Jember yang menghadapi persoalan kekeringan membutuhkan kesiapan sarana, prasarana, serta operasional petugas di lapangan. Karena itu, tambahan dukungan anggaran diharapkan dapat memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam merespons kondisi yang berdampak langsung kepada masyarakat.

 

Dorongan tersebut muncul di tengah pembahasan tambahan anggaran bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). David mengapresiasi upaya Komisi D DPRD Jember yang memperjuangkan penambahan anggaran untuk BPBD. Tambahan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sarana prasarana sekaligus mendukung operasional petugas dalam menghadapi berbagai kondisi kebencanaan.

 

Selain BPBD, perhatian juga diarahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang mengampu langsung urusan pemadam kebakaran. David berharap dukungan terhadap kebutuhan Damkar juga menjadi bagian dari perhatian dalam pembahasan anggaran 2027.

 

Ia menilai kesiapsiagaan kebencanaan perlu diperkuat karena pemerintah daerah tidak selalu dapat mengandalkan Belanja Tidak Terduga (BTT) ketika terjadi kondisi luar biasa. Penggunaan BTT memiliki mekanisme tersendiri sehingga dukungan terhadap perangkat yang menangani bencana tetap perlu dipersiapkan sejak awal.

 

Selain persoalan kebencanaan, David membawa perhatian pada pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan hemodialisis. Hal tersebut berkaitan dengan kebutuhan pasien untuk memperoleh akses layanan yang lebih mudah di rumah sakit daerah.

 

David mendorong Pemerintah Kabupaten Jember membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk menambah peralatan cuci darah atau hemodialisa (HD) di Rumah Sakit Kalisat. Fasilitas tersebut dinilai penting karena Rumah Sakit Kalisat hingga kini belum memiliki layanan HD. Skema kerja sama dengan pihak ketiga dapat menjadi pilihan karena sejumlah rumah sakit daerah lainnya telah menerapkan pola kerja sama serupa. David juga membuka kemungkinan penambahan peralatan HD di Rumah Sakit Subandi maupun Rumah Sakit Balung apabila ketersediaan ruangan dan persyaratan lainnya memungkinkan.

 

Pengembangan layanan tersebut dinilai memiliki manfaat ganda. Selain mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, kerja sama dengan pihak ketiga juga berpotensi meningkatkan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), terutama Rumah Sakit Kalisat. Dua agenda tersebut menjadi perhatian David dalam pembahasan tahun anggaran 2027, yakni memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kekeringan melalui dukungan terhadap BPBD dan Damkar serta memperluas akses layanan HD melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

 

Dorongan tersebut diarahkan agar kebijakan anggaran tidak hanya berorientasi pada pembiayaan program, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Penguatan sarana kebencanaan dan peningkatan akses layanan kesehatan diharapkan dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan Jember pada 2027. []